Apa Itu E-faktur? dan Apa Saja Manfaatnya Bagi Pengusaha?

Apa Itu E-faktur? dan Apa Saja Manfaatnya Bagi Pengusaha?

Apa itu E-Faktur? Apakah kalian sudah pernah menggunakan E-faktur ini? jika belum mari kita simak penjelasan tentang E-faktur secara rinci dan mudah dipahami. E-Faktur adalah faktur pajak yang dibuat melalui aplikasi atau sistem elektronik yang ditentukan dan/atau disediakan DJP.

Adanya aplikasi eFaktur memudahkan PKP membuat faktur pajak dengan format seragam yang sudah ditentukan DJP.

Pengertian E-Faktur

Halo sobat kampus yuk simak informasi yang dilansir dari online-pajak.com. Anda yang berstatus sebagai Pengusaha Kena Pajak atau bekerja di bidang perpajakan pasti sudah tidak asing dengan istilah faktur pajak dan e-Faktur.

Faktur pajak merupakan dokumen yang dikeluarkan oleh Pengusaha Kena Pajak sebagai bukti pemungutan pajak yang telah dilakukan oleh pengusaha bersangkutan. Dalam praktiknya, apakah Anda sudah sempat menggunakan faktur pajak konvensional sebelum akhirnya beralih menggunakan layanan e-Faktur? 

Apakah Anda tahu bahwa saat ini pemerintah bekerjasama dengan sejumlah ASP untuk mengelola faktur pajak secara online? KlikPajak by Mekari sebagai ASP resmi DJP juga memiliki fitur e-Faktur, lho! Apa saja manfaat e-Faktur KlikPajak by Mekari? Sebelum masuk  lebih jauh ke manfaat e-Faktur KlikPajak by Mekari, kami ajak Anda sekilas untuk melihat mengapa akhirnya pemerintah memutuskan untuk beralih ke sistem pengelolaan faktur elektronik dari faktur pajak konvensional. 

Pengertian secara global E-Faktur adalah faktur pajak berbentuk elektronik, jika ingin penjelasan lebih detail, E-Faktur adalah faktur pajak yang dibuat melalui aplikasi atau system elektronik yang ditentukan dan disediakan oleh direktorat jendral pajak.

Lalu sebenarnya e-faktur itu berguna untuk siapa?

Pada umumnya e-faktur dikhususkan untuk pengusaha yang berstatus PKP (Baca disini Perbedaan PKP dan NON PKP). Faktur pajak yang merupakan bukti pungutan pajak (PPN) akan dibuat oleh Pengusaha Kena Pajak (PKP) lalu akan diserahkan kepada penerima BKP (barang kena pajak) dan JKP (Jasa Kena Pajak).

Mengapa Faktur Konvensional Berubah Menjadi e-Faktur? 

Sebelum e-Faktur resmi digunakan, faktur pajak dibuat secara manual dan format pengisiannya dibuat oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Namun, dikutip dari situs resmi Direktorat Jenderal Pajak, perubahan sistem dari faktur pajak konvensional menjadi faktur elektronik karena ditemukan banyaknya kasus penyalahgunaan faktur pajak, seperti:

  • Adanya Pengusaha Kena Pajak yang menerbitkan faktur pajak padahal PKP bersangkutan tidak dalam kapasitas menerbitkan faktur pajak.
  • Faktur pajak terlambat diterbitkan
  • Pembuatan faktur pajak fiktif dan faktur pajak ganda.
  • Beban administrasi yang besar bagi pihak DJP dan Pengusaha Kena Pajak juga jadi faktor mengapa akhirnya e-Faktur efektif digunakan.

Atas dasar penyalahgunaan yang dilakukan sejumlah oknum PKP ini, DJP kemudian mulai efektif memanfaatkan faktur elektronik sejak tahun 2014. E-Faktur juga dinilai lebih efektif untuk mendeteksi adanya pelanggaran yang dilakukan oleh PKP.

Dalam praktiknya, sejumlah ASP ikut membantu pemerintah dalam mengelola faktur pajak elektronik, salah satunya KlikPajak by Mekari yang terus berkomitmen memudahkan para wajib pajak untuk melaporkan pajak kepada pemerintah. Apa saja manfaat e-Faktur KlikPajak by Mekari yang bisa Anda nikmati?

Manfaat E-Faktur

Manfaat apa saja yang dapat dirasakan bagi pengusaha kena pajak dan bagi direktoran jendral pajak.

  • Bagi pengusaha kena pajak :
    • Kenyamanan Pengusaha:
      • Tanda Tanggan Elektronik
      • Tidak perlu print out
      • Menjadi satu dengan Pelaporan SPT
    • Proteksi dari Penyalahgunaan Pihak Tidak Bertanggung Jawab:
      • Approval DJP
      • Validasi FP diketahui oleh pihak pembeli

  • Direktorat Jendral Pajak
    • Mempermudah Pengawasan:
  • Validasi PK-PM
  • Data Lengkap FP
  • Mempermudah Pelayanan
  • Mempercepat Pemeriksaan
  • Mempercepat Pelaporan
  • Mempercepat pemberian nomor seri FB

Dari manfaat diatas, bisa disimpulkan bahwa E-Faktur memiliki banyak keuntungan bagi pengusaha itu sendiri dan direktorat jendral pajak.

E-faktur juga sudah lama diimplementasikan mulai 1 juli 2014.  Bagi PKP yang terdaftar di kpp di wilayah pulau jawa dan bali telah menerapkan sistem tersebut dan yang terakhir  mulai 1 juli 2016 seluruh PKP wajib menerapkan sistem yang ditentukan.

Tentunya ada kekurangan dari sistem tersebut yaitu setiap PKP wajib memiliki jaringan internet sesuai aplikasi E-Faktur yang membutuhkan internet dalam upload data pajak.

Kesimpulan

Jadi Anda sudah tahu kan apa itu E-Faktur? yaitu sebagai bukti pemungutan pajak elektronik yang dibuat PKP dalam melakukan penyerahan Barang Kena Pajak atau Jasa Kena Pajak.

Ataupun bukti pungutan pajak karena impor Barang Kena Pajak yang digunakan oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Jika Anda adalah pemilik bisnis yang kesulitan dalam pengelolaan dan pelaporan pajak badan perusahaan setiap tahunnya.

Dalam urusan perhitungan pajak dan pengelolaan keuangan bisnis atau perusahaan, sebaiknya Anda menggunakan software akuntansi modern seperti MEKARI.

Software MEKARI memiliki fitur Auto Number Tax yang dapat memudahkan Anda mencatat penomoran pajak untuk faktur pajak secara otomatis tanpa harus ribet menulis manual.

Anda juga bisa mengexport data pajak perusahaan Anda dari software MEKARI yang dapat langsung diimport ke aplikasi E-Faktur.

E-Faktur Anda dapat langsung dibuat di dalam software MEKARI karena sudah terintegrasi dengan KlikPajak by Mekari yang dapat menghitung, menyetor dan melapor pajak dalam satu aplikasi saja. Sangat praktis, bukan?

Demikianlah informasi yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *